Showing posts with label POS NEWS. Show all posts
Showing posts with label POS NEWS. Show all posts

Pemuda Mabuk Ditabrak Kanit Patmor Meninggal Dunia

WATAMPONE, TimurNews.com -- Terkait tentang adanya seorang pemuda mabuk yang ditabrak oleh Kepala Unit Patroli Motor (Kanit Patmor) Ipda Drs. Supiadi Jumat (24/5) sekitar pukul 18.00 Wita di Dusun DareE Desa Talungeng Kecamatan Barebbo.
    Pemuda yang bernama Ashar Bin Abdullah (32) warga Lingkungan Bene Kelurahan LonraE Kecamatan Tanete Riattang Timur, di bawah pengaruh minuman keras (miras) berjalan sempoyongan bersama tiga orang kawannya. Keempatnya berjalan menguasai badan jalan. Sehingga ketika Ipda Supiadi yang tengah dalam perjalanan dari Kading Kecamatan Barebbo menuju ke Bone tidak bisa menghindari dan menguasai kendaraannya sehingga menabrak korban. Korban sendiri mengalami luka dan tidak sadarkan diri dilarikan ke Rumah Sakit Tenriawaru untuk mendapat pertolongan. Dan akibat kecelakaan itu korban mengalami patah pada leher serta pendarahan otak di kepalanya. Sehingga harus dirujuk ke Makassar.
    Akhirnya meninggal dunia Ahad, (26/5) sekitar pukul 17.30 Wita di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar. Korban tiba di Bone pada pukul 22.00 Wita dan dijemput oleh 20 orang anggota Patmor Polres Bone sebagai penghormatan. Korban sendiri dimakamkan selepas salat Duhur di Pekuburan Islam Bene, Senin (27/5).
    Salah satu kerabat korban bernama Firman yang ditemui di rumah duka mengungkapkan bahwa "Kami tidak keberatan atas hal ini. Dan sudah ikhlas dan menerima kenyataan ini, ujarnya. "Kami hanya minta kepada pelaku untuk membantu masalah pemakaman korban, tambahnya.
    Sedang Ipda Drs. Supiadi sendiri ketika dikonfirmasi via handphone mengungkapkan bahwa kami turut berduka cita dan sudah membantu semampu kami, mulai dari biaya sampai ke Makassar, biaya rumah sakit, bahkan sampai korban dipulangkan kemarin. dan semua itu biar saya selesaikan dengan pihak keluarga korban, ujarnya.
    Di tempat terpisah Akp Henry Noveri Kasat Lantas Polres Bone ketika ditemui di ruangannya membenarkan kejadian tersebut. "Kasusnya sudah kami proses sesuai dengan prosedur, ujarnya. (egy)

Sekprov Usulkan I Manni Arung Data Menjadi Pahlawan Nasional

WATAMPONE, timurnews.com --- Dalam rangka peringatan Hari jadi Bone ke 683, Sekretaris Pemerintahan Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Muallim sempat mewacanakan pengusulan salah seorang Raja perempuan Bone, I Manni Arung Data untuk menjadi Pahlawan Nasional, Gedung DPRD Bone Sabtu (6/4) lalu.

Dalam Sambutannya Sekretaris Pemprov Sul-sel, Andi Muallim menyebutkan bahwa Aceh memiliki Cut Nyak Dien maka di Bone mempunyai raja perempuan bernama I Mani Arung Data. sehingga sangat wajar kalau I Manni Arung Data di usulkan menjadi Pahlawan Nasional.

" Sebagai orang Bone, mari kita bersama-sama berjuang agar I Manni Arung Data dapat dijadikan Pahlawan Nasional. Saya bicara dengan beberapa profesor terkait pengusulan I Manni Arung Data menjadi Pahlawan Nasional. mereka pun sangat merespon, jadi saya rasa tidak ada salahnya kalau kita mengusulkannya menjadi pahlawan nasional, agar Bone memiliki juga pahlawan Nasional dari kaum perempuan." jelasnya.

Pengusulan yang dijelaskan Sekertaris Pemerintah Provinsi Sul-sel yang juga merupakan warga Bone ini mendapat sambutan yang sangat meriah dari semua anggota DPRD Bone beserta seluruh tamu undangan yang hadir di gedung DPRD Kab Bone.
IQ

Mengenal Lebih Dalam Sejarah Desa Allamang Patue

WATAMPONE, timurnews.com --- Desa Allamang Patue merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone. Letak Allamang Patue yang jauh dari pusat kota Watampone tidak membuatnya sebagai desa tertiggal dalam segala hal. Bahkan desa Allamang Patue ditahun 2013 ini masuk menjadi nominator salah satu desa andalan pemerintah Kabupaten Bone untuk menjadi perwakilan lomba pembangunan desa tingkat Provinsi.

Pada mulanya, Desa Allamang Patue hanya merupakan perkampungan kecil yang dihuni oleh beberapa orang. Pada saat itu, desa ini ebih dikenal dengan sebutan nama 'Kampung Bunne'. Dibalik kesederhanaannya, Desa Allamang Patue mengandung nilai sejarah yang sangat tinggi, khususnya bagi Kabupaten Bone, Wajo, Soppeng dan Sulawesi selatan pada umumnya.

Pada tahun 1582, Raja Bone ke tujuh, La Tenri Rawe dan Raja Bone ke Sebelas, Labung Kace Tau Dama serta Raja Soppeng ke 12 La Mataesso Punglipu mengadakan suatu perjanjian persahabatan yang lebih dikenal dengan perjanjian "Tellu Poccoe"..

Hasil dari janji atau ikrar tersebut dan sebagai tanda akan terjalinnya kata sepakat persahabatan ketiga raja maka ditanamlah sebuah batu besar yang disebut 'Mallamung Patu'. Letak dari batu tersebut sekitar satu kilometer sebelah selatan desa Allamang Patue dan batu tersebut sampai sekarang tetap ada.

Persahabatan dari ketiga raja tersebut sebagai sejarah dari desa Allamang Patue. Sehingga pada tahun 1964 Allamang Patue resmi dijadikan suatu desa yang saat ini meliputi tiga dusun yaitu Dusun Bunne, Dusun Sumpang Lawo dan Dusun Kawerang.

Mayarakat Desa Allamang Patue memiliki sebuah motto 'Rebba Sippatokkong, Mali Siparappe' yang artinya Dengan Semangat Gotong-royong Kita Laksanakan Pembangunan. Motto tersebutlah yang menjadi motifasi desa yang dipimpin Andi Murni R selaku Kepala Desa untuk terus berkembang dan meningkatkan pembangunan desa bersama masyarakatnya. IQ

Tunggakan PBB Bone Capai 2,3 M

Kepala Dipenda Bone, Amir Daus
WATAMPONE, timurnews.com ---Tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Bone selama tahun 2012 lalu mencapai Rp 2,3 miliar. Besarnya tunggakan tersebut membuktikan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak masih sangat kurang dan perlu untuk lebih ditingkatkan lagi.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda),saat ini terus berupaya menagih tunggakan pajak tersebut. Bahkan Dipenda Bone saat ini telah melibatkan beberapa instansi lain untuk membantunya mendampingi dalam melakukan penagihan pajak di masyarakat.

Menurut Kepala Dipenda Bone, Amir Daus, banyaknya tunggakan pajak tersebut sebagian diakibatkan karna masih banyaknya wajib pajak yang tidak membayar. Disamping itu, terdapat beberapa desa dan kelurahan yang sama sekali tidak menyetor pembayaran pajak didesanya.

"Kita juga masih mencari tau penyebab semua ini, kemungkinan masih ada beberapa wajib pajak yang enggan membayarkan pajaknya dan saat ini terdapat beberapa desa yang sama sekali tidak menyetorkan pembayaran pajaknya ditahun 2012," jelas Amir Daus.

Amir Daus juga sebelumnya telah menjelaskan kalau pihaknya telah beberapa kali menyampaikan secara lisan maupun tulisan kepada sejumlah wajib pajak termasuk lurah dan kepala desa untuk membayarkan pajaknya, namun permintaannya itu tidak diindahkan sama sekali. IQ

Kategori

Kategori